MENTERI PERTANIAN SYAHRUL YASIN LIMPO KUNJUNGI KABUPATEN CIANJUR DALAM RANGKA FLORIKULTURA.

Cianjur ,Pajajaranpos.com

Menteri pertanian RI Syahrul Yasin Limpo SH.MH.MM pada hari kamis (12/11/2020) dalam kunjungan kerjanya ke Cianjur,tepatnya di Balai Penelitian Tanaman Hias (BALITHI ) Ciherang Cipanas Cianjur bersama rombongan dalam rangka kegiatan Mengembangkan industri Florikultura secara inovasi dan berkelanjutan,di semua daerah.Hadir pula Bupati PJS Dr.H.Dudi Sudrajat Abdulrochaim MT .
“utk mengembangkan industri Florikultura harus di dukung dgn inovasi varietas unggulan baru dan teknologi pendukungnya dan inovasi unggul merupakan faktor kunci dalam pngembangan di subsektor Florikultura.


Dalam acara ini juga dilaksanakan penandatanganan kerja sama kemitraan utk pengembangan inovasi teknologi pertanian,pemberian penghargaan ASN berprestasi lingkup Balitbangtan,kunjungan ke gelar inovasi teknologi mutakhir tanaman hias,taman tematik, model urban farming,taman Agrowisata koleksi plasma nutfah tanaman hias lainya.
Kementrian pertanian melalui Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian (Balitbangtan) menekankan pentingnya hasil penelitian memiliki nilai ilmiah tinggi yang aplikasinya dapat memberikan dampak luas serta dpt meningkatkan secara lngsung pendapatan utk kesejahteraan Masyarakat.
Florikultura dgn inovasi hrs mnghasilkan secara cepat dan sistemik dan masif ketangan pengguna melalui kerjasama kemitraan utk pengembangannya bersama dengan para mitra tersebut dgn harapan berdampak signifikan dalam industri Florikultura,kemandirian dalam industri Florikultura termasuk penyediaan benihnya akan mengurangi produk dari luar dan bahkan akan bisa mngembalikan hasil dalam negeri kita sendiri menjadi lebih berkualitas.
Secara inovasi menurut Mentan tanaman hias merupakan salah satu metode diseminasi multy chanel yg efektip mengkomunikasikannya hasil-hasil penelitian kepada stakeholder melalui exspose inovasi tanaman hias .Para stakeholder dapat berkomunikasi yang ditindak lanjuti dengan kerjasama dibidang pengembangan inovasi yg bersifat komersialisasi,karena peluang Agribisnis Florikultura makin besar sejalan dengan permasalahan yang berkembang secara dinamis,seperti cepat berubah dari waktu ke waktu,kita harus bisa mengambil peluang dalam kesempatan tersebut.


Menteri Pertanian berharap kepada jajaran badan Litbang pertanian agar terus ber apresiasi dan berkreasi dalam perakitan varietas unggul tanaman hias yang dibutuhkan di pasar tersebut. Hal ini perlu dilakukan untuk meningkatkan daya saing sebagai syarat utama dalam merebut pasar global.Dalam kesempatan tersebut kepala Balitbang Fadjri Djufry mengatakan ,,”ekspos inovasi tanaman hias bisa menjadi wahana pertemuan antara stakeholder tanaman hias dalam rangka
Akselerasi inovasi Florikultura untuk kesejahteraan dan Urban Farming yang modern,Mandiri,dan berdaya saing,,”.tutur Fadjry Djufry ketika di wawancara media Pajajaran post. ( HG – HENDRA GUNAWAN )

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *