4.586 KPM Reguler BNI dan 1.728 KPM Perluasan Mandiri Apresiasi Kerja Keras TKSK Kec.Ciseeng

Bogor Pajajaran pos.com
Bantuan Sosial pangan (BSP) Covid-19 di Kecamatan Ciseeng Kabupaten Bogor dikawal sejumlah Organisasi Masyarakat (Ormas) Dan Wartawan Babinsa, Babinkamtibmas.

Mahmur memed / Amung Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Kecamatan Ciseeng mengatakan kepada Pajajaran Pos, penyaluran di bulan ini ada yang berbeda, pasalnya penyaluran bantuan sosial pangan sembako (BSP) Covid-19 di kawal sejumlah organisasi masyarakat dan wartawan yang ada diwilayah Kecamatan Ciseeng.

Muhmur Memed, TKSK mengucapkan terima kasih kepada Babinsa, Babinkamtibmas, Kades Se kecamatan Ciseeng dan Ormas yang sudah membantu dan mengawal pendistribusian BPNT/BSP Covid-19,” ucap Amung nama sapaannya.

TKSK Kecamatan Ciseeng, Mahmur memed berharap dengan merangkul semua elemen masyarakat TKSK, bisa menciptakan tali kekeluargaan demi kemajuan di tiap desa, dan mewujudkan kesejahteraan masyarakat penyaluran BPNT Atau yang Sudah ganti nama menjadi BSP. Ini temporer tidak lupa memberi arahan kepada masyarakat tentang pencegahan penyebaran Covid-19 dengan tetap menerapkan protokol kesehatan salah satunya dengan memakai masker,” pungkas Mahmur memed.

Dijelaskannya ditengah situasi seperti sekarang ini kami coba hadir ditengah-tengah masyarakat memberikan pemahaman dan edukasi. Ini adalah bukti seluruh stakeholder yang ada di Kecamatan Ciseeng juga kehadiran
para Babinsa dan Ormas sungguh kompak dan solid, kedepan ini akan kita jaga terus demi terciptanya situasi aman dan kondusif,” katanya.

Senada datang dari Perwakilan masyarakat mengaku bernama bapak Miftah, mengatakan pada awak media bahwa TKSK merupakan relawan sosial atau bahasa kerennya Kementerian Sosial yang bertugas di setiap Kecamatan di seluruh Indonesia. Bertugas untuk melayani masyarakat dengan berinteraksi langsung di lapangan, sebagaimana yang dipantau keberadaan TKSK akan menjadikan dominan bahwa dengan dasar pengawalan akan tertuju pada masyarakat langsung, pungkasnya.

Kegiatan ini berlangsung sejak pagi, pukul 09.00 WIB warga mulai mendatangi balai Desa dan tahapan demi tahapan, pengambilan dilakukan secara bergelombang agar tidak menimbulkan kerumunan.

Warga satu persatu diperiksa kelengkapan administrasinya antara lain menunjukkan KTP asli beserta foto copy KTP dan KK, setelah itu baru dilakukan penyerahan sembako.

Warga wajib datang langsung hingga menerima secara langsung dan tidak diwakilkan, bukti penerimaan dilakukan dengan tanda tangan penerimaan dan foto penyerahan secara satu persatu, hingga akhir penerimaan sembako juga kartu dimana sampai detik akhir masyarakat merasa terbantu dimana kegembiraanya atas perhatian pemerintah kepada rakyatnya terbukti dan terkesan baik dan lancar.(Rahmat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *