Penyaluran Bantuan Sosial pangan BSP di Kecamatan Cariu Tepat Waktu dan Tepat Sasaran

Bogor, Pajajaran pos.com
Program Bantuan Sosial Pangan (BSP) Di Kecamatan Cariu kabupaten Bogor, Sudah tepat Sasaran dan Sesuai harapan KPM. Baik KPM BNI Reguler atau KPM perluasan mandiri.

Saat ditemui awak Media, Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Saeful Gopur atau Uung nama panggilannya. mengungkapkan, penyaluran BSP berjalan dengan lancar. Ia menambahkan sejauh ini, koordinasi dengan semua stakeholder baik itu Tim Koordinasi Tingkat Kabupaten, Tim Koordinasi tingkat Kecamatan, Bank Penyalur Bank BNI Maupun Bank MANDIRI dan Agen, yang menyalurkan Program BSP terjalin dengan baik.

“Setiap penyaluran kita selalu turun ke lapangan, Bantuan Sosial Pangan (BSP) sesuai arahan dari Kemensos dan Dinsos Kabupaten Bogor. Agen BSP yang tidak mengikuti arahan dan aturan dalam Pedum, akan diberi sanksi tegas sesuai dengan komitmen yang telah disepakati bersama bank penyalur,” jelasnya.

Ia menambahkan, sejauh ini, mengenai jumlah KPM yang menerima dana BSP, berdasarkan data atau kuota yang diturunkan dari Pusdatin Kemensos. Jikapun ada perubahan, pemerintah desa melalui Dinas Sosial melakukan verifikasi dan validasi Basis Data Terpadu (BDT), melalui Aplikasi Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Genertion (SIKS-NG).

Selanjutnya hasil validasi itu, oleh operator di tiap-tiap desa dengan didampingi TKSK, untuk diteruskan oleh operator di tingkat kabupaten, dalam hal ini Dinas Sosial ke Pusat Data Informasi Kementerian Sosial.

“Tapi tetap meski dari kita ada penambahan data, yang menurunkan datanya dari Pusdatin, mereka yang menilai layak atau tidaknya seseorang mendapatkan program tersebut,” jelasnya.

Seperti diketahui, setiap tanggal 10 setiap bulannya KPM, akan menerima bantuan BSP sebesar Rp 200.000,- untuk dibelikan atau ditransaksikan dengan pangan berupa beras dan atau telur,dan keperluan lainnya sesuai Saldo yang ada dan mengikuti Pedum, melalui E-Warong/Agen BSP yang ditunjuk melalui Bank Himbara penyalur BSP dalam hal ini adalah agen BSP Bank BNI Ataupun Perluasan MANDIRI.

Ia menambahkan, bantuan tersebut tidak dapat diambil secara tunai, dan hanya dapat ditukarkan dengan beras dan atau telur, sesuai kebutuhan KPM di E-Waroeng atau Agen BNI dan MANDIRI, yang telah ditunjuk di wilayah desa. “Warga penerima kartu bisa memilih sesuai kebutuhan, mau berasnya berapa atau telornya berapa, sesuai saldo yang dimiliki” ujarnya.

Saeful Gopur atau Uung nama sapaannya melanjutkan program BSP sendiri, bertujuan untuk mengurangi beban pengeluaran KPM melalui pemenuhan sebagian kebutuhan pangan. Selain itu, program ini diharapkan dapat memberikan nutrisi, yang lebih seimbang kepada KPM dan meningkatkan ketepatan sasaran dan waktu penerimaan.

Yang perlu diketahui masyarakat juga , kartu Combo diberikan sebagai identitas KPM, dan berfungsi sebagai uang elektronik dan tabungan. Sehingga, pada saat pengambilan bantuan sosial perlu dibawa oleh KPM.

“Kartu Combo menyimpan besaran nilai manfaat bantuan pangan yang diberikan. Jadi jika tidak digunakan atau dicairkan pada bulan berjalan, dana bantuan tidak akan hilang. Dana tersebut akan terakumulasi,” jelasnya. (Rahmat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *