Desa Kampung Sawah Dapatkan Bansos Paling Sedikit, Bagaikan Di anak Tirikan

Rumpin pajajaranpos.com
Dari awal bantuan sosial (bansos) yang seharusnya disalurkan oleh pemerintah ke desa desa yang harus pemerataan pembagiannya dengan ini tepatnya di desa Kampung Sawah kecamatan Rumpin kabupaten bogor, yang merasa di anak tirikan oleh pemerintah sehingga mencuat perbincangan di masyarakat yang tak sedap terhadap pemerintahan desa, namun pihak desa sudah memberikan data dengan sesuai anjuran yang berlaku.

Pengajuan dari desa terhadap kemensos yang ber data 2866 kepala keluarga(kk) namun nyatanya yang terkaper keluar bantuan dari kemensos hanyalah 31 KK, bantuan banprov 59 KK, dan bantuan Bupati 47 KK.

Rabu (26/08/2020) Di kantor desa kampung sawah yang media wawancarai staf desa tetap taufik mengatakan, “Saya heran bagaikan dianak tirikan pendapatan bantuan sosial (bansos) yang manapun, untuk desa ini hanya dapat sedikit tidak merata dan tidak seperti desa-desa yang lain, kalau desa desa yang lain mendapatkan bansos melebihi dari 200 KK bantuan bahkan sampai ribuan yang mendapatkan”, katanya.

Wawan yang juga staf desa menambahkan, “Bagaimana cara kedepannya ingin desa ini desa kampungsawah bisa mendapatkan bantuan sosial(bansos)merata seperti desa desa lain”, tambahnya.

Disesi wawancara dengan staf desa kampung sawah pihak media menghubungi tenaga kesejahteraan sosial kecamatan(TKSK) melalui media whatsapp intan nurcahya megatakan, “disaat pengiriman data dari desa menggunakan format yang salah, seharusnya excel dikirimnya malah menggunakan pdf, jadi sistem tertolak. Namun saat itu saya usahakan ada yang saya coba ekstrak ke excel tapi ke exstrak hanya di bawah 150 data, dan yang turun rata-rata data DTKS yang sudah ada filenya di kemensos”. kata TKSK rumpin.

Sambungnya untuk perbaikan lakukan aplikasi SIKSNG disana ada form untuk pengajuan data baru. Data bansos yang di dapatkan oleh desa kampungsawah memang benar adanya hanya sedikit.itu dibenarkan oleh kepala desa kampung sawah Edi Riyadi, tidak terkaper semua dan tidak merata seperti desa desa yang lain,bahkan jauh dari rata rata dengan desa desa.kami selaku pemerintahan di desa ingin mendapatkan bantuan yang lebih selektif dari kementerian sosial, Ungkapnya.(Dayat/Ajov)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *