PKBM Pelita Hati Cikampak Ciampea Bogor Diduga Pungli Dan Alergi Terhadap Media

Bogor, Pajajaran Post,-
Pusat kegiatan belajar masyarakat PKBM Pelita Hati Ciampea Bogor diduga pungli dan sangat tidak bersahabat dengan insan pers, saat dikunjungi.

Adalah Neni sebagai ketua PKBM dengan keangkuhan dan egosentris, sewaktu ditanyai mengenai jumlah kelulusan wajib belajar tahun 2019/2020. Dia menutupi bahkan ucapanya tidak tahu.
Dengan jelas beliau tidak memahami tentang Keterbukaan Informasi Publik yang diatur dalam UU nomor 14 tahun 2008 Tentang KIP. Dan juga bisa dijerat dalam UU Pers nomor 40 tahun 1999. Yaitu menghalang-halangi tugas media. Tuntutan 2.tahun penjara denda 500 juta. sesuai pasal 28.

Setelah diketahui, bahwa PKBM Pelita Hati, sangat rancu didalamnya, karena ketua PKBM berinisial N. Sepihak adanya pengangkatan sebagai ketua. Sehingga keluarga besar bapak Mualim uju. Sangat tidak setuju PKBM dipimpin oleh N.

Disamping kerancuan keberadaan PKBM tersebut, ternyata melakukan pungli yaitu paket B. 1,5 juta. Paket C. 2 Juta terhadap Wajib Belajar.
Bahkan ada yang ijasahnya tidak diberikan , sehingga dengan jelas oknum ketua PKBM N dan bendahara Erni Satu paket melakukan pungli kesetiap wajib belajar. Dan ini merupakan pelanggaran serta tindak pidana korupsi.

Dan untuk dinas terkait segera melakukan tindakan secara hukum Dan segera dibekukan, demikian pinta dari keluarga M.uju.
(Red/Ade pian cs)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *