Pelajar SMA Negeri 1 Rumpin Peduli Bencana Sukajaya Dan Cigudeg

Rumpin. Pajajaranpos.com.-
Kepedulian bencana alam datangnya dari para siswa siswi sekolah menengah atas SMA Negeri 1 Rumpin, yang di dukung oleh alumni, guru guru kepala sekolah serta pak camat.mereka yang peduli bencana longsor banjir bandang di Sukajaya dan Cigudeg kabupaten bogor, kami menemukan para siswa yang tengah bantuan kepada pengendara yang melintasi di jalan prada abdullah, depan sekolah SMA Negeri 1 Rumpin.

Salah satu SMA Negeri 1 Rumpin Pebri mengatakan, “kegiatan ini kami suka rela untuk membantu meringankan penderita yang terkena bencana serta tentunya kami siswa siswi berjiwa sosial tinggi membatu sesama,bantuan yang kami dapatkan akan di berikan ke Sukajaya dan Cigudeg yang terkena bencana longsor banjir bandang”, ujar Pebri yang meminta sumbangan di tengah jalan saat diwawancarai media, Senin (6/1)

Siswa lainnya Nosa menambahkan, “kami akan langsung memberikan bantuan ini kepada korban bencana yang berhak mendapatkannya”tambahnya. Bantuan pangan tentunya sangat berarti bagi penderita bencana longsor dan banjir setelah mereka kehilangan harta benda dan rumah, namun dukungan dari seorang guru pun datang bagi siswa-siswinya giat membantu bencana alam, Berikan Dukungan terhadap semangat anak-anak murid.

Guru SMA Negeri 1 Rumpin Arya Juhara.S.pd. berkomentar,” Tentunya bencana yang terjadi di Bogor memberikan dampak yang cukup besar terhadap wilayah tersebut. Terputusnya akses jalan, aliran listrik menjadi salah satu akibat yang disebabkan oleh bencana yang terjadi, dan itu berdampak pada kondisi masyarakat saat ini. Tentunya hal tersebut menggugah kesadaran kami, selaku sesama manusia untuk mengulurkan bantuan, seperti yang kita ketahui, bencana tersebut mematikan roda ekonomi masyarakat setempat. Kami, atas nama SMA Negeri 1 rumpin melakukan penggalangan dana dan pengumpulan bantuan lainnya untuk membantu saudara-saudara kita yang terkena musibah bencana. Alhamdulillah telah terkumpul pakain bekas layak pakai, bahan makanan pokok, alat penerangan, obat-obatan, perlengkapan mandi, dan lain-lain, untuk kami kirim ke lokasi yang terkena bencana. Sebagai guru, tentunya saya sangat bangga dengan apa yang dilakukan alumni dan siswa siswi sekolah kami, dimana mereka masih memiliki rasa sosial yang sangat tinggi, mengesampingkan kepentingan pribadi dan mengedepankan kepentingan golongan demi membantu sesama.” pungkasnya. (Ajov/Rht)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *