BPD Sukamulya Kecamatan Rumpin Bersuara Tanah BSD

Bogor, pajajaranpost.com
Reses pertama DPRD Davil 5 yang dilaksanakan hari Kamis (19/12) bertempat di aula kantor kecamatan Rumpin dibanjiri berbagai pertanyaan dari masyarakat untuk wakil DPRD. Masalah kepemilikan tanah yang ramai dibicarakan, seperti tanah HGU dan HGB.

Ketua BPD Desa Sukamulya mengatakan, “BSD mempunyai tanah bekas perkebunan di kecamatan rumpin, kurang lebih 700 hektar dengan sertifikat HGU dan HGB, tanahnya itu terbesar di 8 desa. harusnya BSD segera membangun tanah-tanah tersebut, karena jika tidak bangun maka ke 8 (Delapan) desa di antaranya Sukamulya, Tamansari, Mekarsari, Kertajaya, Sukasari, Cipinang, Rumpin dan Kampungsawah) akan tetap tertinggal baik dalam infrastruktur maupun dalam ekonomi, jadi saya sangat mendukung apabila BSD segera infasi ke Rumpin untuk segera dibangun perumahan, pertokoan, hotel dan mall karena dengan demikian rumpin akan maju”, ucap Didi Furkon yang juga menjabat sebagai ketua paguyuban BPD kabupaten Bogor saat di wawancarai oleh pajajaran post minggu malam(21/12) via whatsapp.

Tanya jawab di acara Reses yang dilontarka masyarakat terhadap DPRD, santer berbicara kepemilikan tanah yang tak kunjung di bangun oleh pemiliknya. “iya yang namanya tanah hak pakai HGU HGB itu ada batasnya, sedangkan BSD sudah lama memiliki hak itu tapi tanahnya belum di bangun-bangun, mohon kepada DPRD kabupaten bogor agar segera memanggil BSD kepala desa dan BPD untuk memusyawarahkan hal ini”, tambahnya. (ajov,rht)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *