Sempat Tertahan di RSUD, Ibu dan Bayi Akhirnya dipulangkan GRATISS !!!

Bogor, pajajaranpos.com
Ariska Putri Dewi (23) dan suaminya Muafif alias Tomo warga Purbalingga – Jawa Tengah, yang berdomisili di Kelurahan Cirimekar Kecamatan Cibinong Kabupaten Bogor, yang diberitakan sempat tertahan bersama bayinya di ruang Anggrek RSUD Cibinong usai melahirkan secara caecar, akhirnya bisa tersenyum bahagia karena sudah diperbolehkan pulang oleh pihak RS tanpa harus membayar sepeserpun alias gratis pada senin siang, (2/12/2019).
Wahyu (Direktur RSUD Cibinong) saat dikonfirmasi terkait berita tersebut kepada media ini membenarkan dan menjelaskan terkait kronologisnya, “bahwa pasien tersebut awal masuk RSUD menyatakan pasien tunai, lalu setelah 3 hari pasien ternyata punya BPJS tapi sudah menunggak pembayaran sekitar 3 juta an, kalau dari awal pasien menyatakan punya BPJS mungkin persoalannya lain,” ungkapnya.
Dan pasien juga bukan pula ditahan,
sekarang pasien sudah pulang tanpa harus bayar sepeserpun alias gratis, jelas Dirut RSUD Cibinong melalui pesan WhatsApp nya
Sebelumnya Ariska dan bayinya belum bisa meninggalkan rumah sakit untuk pulang ke rumahnya bersama bayinya,yang baru berumur tujuh hari, karena tidak mampu membayar biaya persalinan dan administrasi di rumah sakit tersebut sebesar Rp. 12 juta
Berkat pemberitaan media yang langsung di respon cepat oleh Ketua DPRD Kabupaten Bogor Rudy Susmanto yang siap menjamin pembayarannya, akhirnya pihak rumah sakit, memulangkan pasien tersebut bahkan tanpa harus membayar sepeserpun.
“Kasus seperti ini harus diambil pelajaran bagi semua RS, harusnya setiap pasien masuk bagian pelayanan menanyakan dengan baik sistem pembayaran pasien, dan jika pasien atau keluarganya bingung, maka bagian pelayanan harus bisa memberikan arahan bagaimana tahapan pengurusan administrasi yang dibutuhkan,” ujar Atiek Ketua MPB.
Apresiasi layak disematkan kepada Ketua DPRD Kabupaten Bogor, atas respon cepat dan cara beliau menyikapi persoalan yang menyentuh rakyat/warga kurang mampu yang membutuhkan bantuan. Semoga ini jadi contoh yang baik bagi para wakil rakyat yang lain yang sekarang duduk di bangku DPRD untuk lebih peka terhadap keluhan dan permasalahan warga masyarakat di bawah.
Apresiasi juga buat Ketua MPB Ibu Atiek Yulis setyowati dan pejuang-pejuangnya yang gigih berjuang mencarikan solusi dari setiap permasalahan yang dihadapi warga bogor, terutama warga yang kurang mampu (miskin). (**)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *